S M E W

Loading

Blog Details

Proyek Rp27 Miliar Gedung PN Siak, Abaikan APD K3 

SIAK – Proyek pembangunan Gedung Pengadilan Negeri (PN) Siak Tahun Anggaran 2026 yang disebut bernilai lebih dari Rp27 miliar menjadi sorotan warga.

Di tengah besarnya nilai proyek, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lokasi pembangunan justru dipertanyakan setelah sejumlah pekerja terpantau beraktivitas tanpa alat pelindung diri (APD) yang memadai.

Proyek yang berlokasi tepat di belakang Kantor PN Siak itu diduga belum menerapkan standar keselamatan kerja secara konsisten.

Pantauan media di lapangan mendapati sejumlah pekerja tidak mengenakan helm pelindung maupun sarung tangan.

Bahkan, ada pekerja yang terlihat melakukan aktivitas konstruksi hanya dengan menggunakan sandal jepit.

Pantauan wartawan saat berada di lokasi juga mendapati para pekerja terlihat segera mengenakan APD ketika media berkunjung.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi penerapan K3 dalam aktivitas sehari-hari.

Meski demikian, situasi tersebut belum cukup untuk menyimpulkan adanya instruksi khusus kepada pekerja terkait kedatangan wartawan.

Terkait tenaga kerja, Ray menjelaskan bahwa mayoritas pekerja didatangkan dari Pulau Jawa. Meski demikian, pihaknya juga melibatkan tenaga kerja lokal, terutama pada tahap awal pembangunan pagar keliling proyek.

“Pekerja kebanyakan dari Jawa, namun kami juga menggunakan pekerja lokal saat awal proyek, ketika pembuatan pagar keliling,” jelas Ray.

Hingga berita ini diterbitkan, konsultan pengawas maupun Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) belum berhasil ditemui untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Konfirmasi tersebut diperlukan, antara lain, untuk menjelaskan mekanisme pengawasan K3, kewajiban penyediaan APD, serta besaran anggaran keselamatan kerja dalam proyek pembangunan gedung pengadilan tersebut.

Besarnya nilai proyek tentu perlu diiringi pengawasan yang memadai, termasuk terhadap keselamatan para pekerja.

Publik berhak mengetahui bagaimana standar K3 diterapkan dalam pembangunan fasilitas negara, terlebih ketika temuan di lapangan memperlihatkan dugaan ketidakkonsistenan penggunaan APD.

Jangan sampai gedung pengadilan dibangun dengan anggaran miliaran rupiah, tetapi keselamatan pekerjanya justru berjalan dengan standar sandal jepit. ***

Leave A Comment

All fields marked with an asterisk (*) are required